5 Kakek Nenek yang di benci di Konoha

Bukan cuma membantu tugas Hokage, ternyata Tetua Desa Konoha ini sering membuat masalah! Apakah konflik terjadi karena perbedaan generasi?. Di dunia ninja Naruto, Kage di desa ninja bukanlah pemimpin dengan kekuasaan absolut. Untuk menjalankan agenda-agendanya dia juga mendapatkan saran maupun persetujuan dari sejumlah pihak lain. Untuk Desa Konoha sendiri ada kumpulan yang disebut sebagai Kakek Nenek Konoha . Bukan cuma membantu tugas Hokage. Ternyata Tetua Desa Konoha ini sering membuat masalah! Apakah konflik terjadi karena perbedaan generasi? 5 Kakek Nenek yang di benci di Konoha.
Para orang tua berpengalaman tempur ini kerap ikut bertanggung jawab pula mengatur kesejahteraan desa atau klan ninja masing-masing. Akan tetapi seringkali perbedaan opini antara mereka dan Kage atau kaum muda malah memiliki efek panjang!. Berikut adalah beberapa 5 Kakek Nenek yang di benci di Konoha.

5. Enchu Nara

Enchu telah menjabat sebagai penasihat Klan Nara lama. Sebelum Shikaku bahkan menjadi kepala klan serta pernah memaksa Shikamaru untuk berperan di bidang politik karena kecerdasannya. Sebelum akhirnya Shikamaru sendiri memutuskan untuk mendampingi Naruto.
Ketika melihat upaya Shikamaru menjalin hubungan dengan Sunagakure dan Keluarga Kazekage (karena menikahi Temari) terpecah lantaran sibuk bekerja. Enchu memutuskan untuk mendorong anak mereka Shikadai belajar sebagai politikus di bawah bimbingan Daimyo Api.
Merupakan orang yang berpengalaman di lapangan maupun belakang meja. Enchu tahu kalau kekuatan bukan satu-satunya hal yang bisa mengubah dunia. Serta kerap mendorong kemampuan anggota klannya agar bisa mencapai batas tertinggi.

4. Homura Mitokado

Salah satu anggota Tim Tobirama, teman masa kecil Hiruzen Sarutobi sang Hokage Ketiga. Kini bertindak sebagai salah satu anggota Dewan Konoha yang dipenuhi tetua-tetua desa. Homura seringkali mengedepankan pilihan agresif demi menjaga keamanan desa.
Karena itu dia akhirnya mendukung keputusan Danzo dalam Pembantaian Uchiha. mencegah Naruto ikut ambil bagian dalam Perang Dunia Shinobi Keempat. Bahkan menyalahkan Tsunade atas serangan Pain. Ditambah ketika tahu Mitsuki adalah ‘anak’ Orochimaru. Dia langsung marah dan mengancam Naruto untuk melihat Mitsuki yang lahir di Otogakure sebagai ancaman atas keamanan Desa Konoha.

3. Ayah Hiashi dan Hizashi Hyuga

Kakek Hinata dan Neji ini merupakan orang yang keras. Selalu mengutamakan keamanan kekkei genkai klannya, Byakugan, dibanding hal lain. Sampai-sampai dia lah yang menugaskan Hizashi mengorbankan nyawa sebagai pengganti Hiashi. Ketika Kumogakure menuduh Klan Hyuga telah membunuh perwakilan desanya.
Dia juga yang menyarankan Hiashi untuk memilih Hanabi sebagai penerus Kepala Klan Hyuga. Setelah melihat sifat Hinata yang pemalu menghambat perkembangannya. Meski begitu dia tetap menunjukkan apresiasi besar pada Hinata saat dia membuktikan kekuatan dirinya.

2. Koharu Utatane

Tetua Desa Konoha yang juga teman main Hiruzen dan mantan anggota Tim Tobirama. Seperti halnya Homura, dia kerap cekcok dengan keputusan Hokage Ketiga dan Kelima dalam mengatur desa. Sifatnya yang cukup keras kepala membuatnya sulit diajak mengambil jalan tengah.
Koharu selalu menganggap kepentingan bersama jauh lebih penting dari kepentingan perorangan. Sehingga kepentingan terbaik bagi seluruh penduduk desa sebaiknya dilakukan meski akan merugikan orang-orang tertentu.

1. Danzo Shimura

Bisa dibilang merupakan salah satu sumber masalah dalam dunia Naruto (selain Obito). Berupaya menjaga keamanan Desa Konoha dari balik bayang-bayang Hokage. Danzo malah mengakibatkan sejumlah kekacauan. Seperti: Pembantaian Klan Uchiha, tumbuhnya perasaan dendam pada diri Nagato. Merusak kehidupan normal anggota Anbu Root, mendanai eksperimen ilegal Orochimaru, dan masih banyak lagi.

Kurang-lebih itulah sejumlah Tetua Desa Konoha paling menyebalkan yang pernah muncul di anime Naruto maupun Boruto. Siapa nih yang paling kamu benci. Atau justru bersimpati pada niat baik mereka? Sampaikan di kolom komentar ya.

The post 5 Kakek Nenek yang di benci di Konoha appeared first on EPIC99.

5 Alasan PUBG Lite fokus baru pada Gamer

Berdasar kepada kepopulerannya tersebut, tentu akan membuka peluang yang sangat besar dan berdampak positif. Tentunya bagi para player-player setianya. Oleh karena itu banyak sekali perusahaan yang notabene ‘non-gamer’ ikut melirik PUBG Lite. Demi bisa menjalin kerjasama secara langsung maupun tidak langsung. Nah, pada artikel kali ini mimin akan membahas 5 Alasan PUBG Lite fokus baru pada Gamer. Terutama kalian yang masih bingung akan dikemanakan hobi yang selama kalian lakukan.
Playerunknown’s Battleground atau sering disingkat PUBG adalah salah satu game battle royale paling populer saat ini. Dengan jumlah rata-rata player sebanyak 432,727 dalam 30 hari terakhir. Menjadikan game besutan Brendan Greene dkk pantas menempati posisi teratas game battle royale paling favorit saat ini versi Steam. Tentu hal-hal ini akan bisa berdampak positif untuk kalian sendiri. Kuy mari kita simak di bawah ini 5 Alasan PUBG Lite fokus baru pada Gamer.

1. Dapat Mengasah Kemampuan ‘Aim’

Karena PUBG merupakan game survival yang dipadu-padankan dengan serunya ‘tembak-tembakan’. Membuat setiap player harus memiliki akurasi tembakan (aim) yang akurat. Dibandingkan dengan game shooter lainnya, PUBG memiliki recoil pattern yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Perlu adanya adaptasi yang cukup lama sehingga membuat hal ini menjadi sangat istimewa untuk bisa dikuasai.
Oleh karena hal tersebut, dengan menguasai recoil pattern yang disajikan di dalam game PUBG akan sangat membantumu untuk bisa dengan mudah beradaptasi pada game shooter lainnya.

2. Prospek E-sport Yang Jauh Lebih Besar

Pernah gak sih kalian berpikir untuk bisa menghasilkan uang dari kebiasaan kalian bermain game? . Hmm, tentu hal ini menjadi satu impian yang paling diinginkan bagi para muda-mudi saat ini. Terjun ke dunia e-sport mungkin menjadi salah satu jalan yang bisa kalian pilih. Sudah banyak orang yang berhasil. Walau terdengar cukup sulit, namun apabila kalian bisa terjun sebagai pro-player. Dan bertanding melawan kumpulan orang-orang hebat dalam suatu arena yang sama. Tentu akan memberikan rasa bangga tersendiri dalam diri kalian.
Salah satu alasan penting mengapa PUBG layak untuk kalian tekuni sebagai pro-player ialah besarnya peluang. Yang kalian miliki untuk bisa berpartisipasi ke dalamnya. Kembali pada alasan euforia PUBG yang saat ini sedang ramai-ramainya. Membuat pihak publisher tertarik untuk rutin membuka pendaftaran bagi mereka yang ingin bertanding melawan player hebat lainnya dari berbagai negara. Selain itu, ada banyak sekali sponsor yang siap mendanai siapa saja yang benar-benar serius mendalami dunia e-sport PUBG ini.

3. Memiliki Komunitas Yang Sangat Besar

Di dalam dunia video game online multiplayer, kita tentu mengenal yang namanya komunitas. Selain sebagai tempat bertemunya para player juga sebagai tempat berbagi informasi atau tips-tips seputar game yang dimainkan.
Pentingnya komunitas yang besar dan juga aktif, tentu memberikan dampak yang sangat positif. Bagi para developer game untuk bisa mengetahui game mereka dari sudut pandang konsumen. Dampak tersebut biasanya akan diimplementasikan ke dalam update baru yang berisi bug fixing, event, atau balancing game tersebut.

4. Dapat Meningkatkan Status Sosialmu Di Komunitas Gamer

Jika kalian termasuk orang yang suka bermain bermain game multiplayer competitive. Tentunya self skill menjadi tolok ukur untuk bisa membandingkannya dengan player lain. Bermain game dengan tingkat kesulitan yang tinggi dan kamu bisa menguasainya. Akan secara tidak langsung membuatmu tidak bisa dipandang sebelah mata oleh player lain. Nah, jika kalian masih mencari-cari game apa yang bisa meningkatkan self-skillmu. Maka PUBG bisa menjadi salah satu referensi yang bisa kalian pilih ya guys.

5. Peluang Menjadi Seorang Streamer/Pro-player Semakin Terbuka Lebar

Dewasa ini siapa yang tidak mengenal tokoh-tokoh PUBG seperti Shroud, DrDisrespect, Ninja, dll? . Ya, mereka adalah para streamer sekaligus mantan pro-player yang membesarkan namanya hanya dengan bermain game PUBG (khususnya Shroud dan Ninja). Nah, jika kalian ingin seperti mereka. Tentu dengan bermain game PUBG akan semakin memudahkan jalanmu untuk bisa melangkah menjadi seorang streamer professional.

 

The post 5 Alasan PUBG Lite fokus baru pada Gamer appeared first on EPIC99.

5 Game Controller Terbaik Ditahun 2019

Controller atau gamepad atau joystick memang tidak terlepas dari yang namanya bermain game. Baik menggunakan PC ataupun console XBOX dan PS4. Pasti membutuhkan aksesoris yang satu ini untuk membuat permainan kita semakin nyaman dan menyenangkan. 5 Game Controller Terbaik Ditahun 2019.
Semakin berkembangnya teknologi membuat pembuatan controller semakin cangih juga. Jika sobat gamebrott tertarik untuk membeli sebuah controller untuk menemani permainan kalian. Inilah daftar 5 Game Controller Terbaik Ditahun 2019.

1. Razer Raiju Ultimate

Razer Raiju Ultimate dapat dikatakan sebagai controller terbaik sepanjang masa. Selain fitur d-pad dan analog yang dapat ditukar. Fitur lain yang ada dalam controller Razer Raiju Ultimate adalah tombol yang dapat dimodifikasi sesuai dengan keinginan kita. Fitur RGB dan lampu notofikasi juga didesain sedemikian rupa, sehingga memanjakan para penggunannya. Harga Razer Raiju Ultimate sendiri mencapai 4 juta rupiah.

2. Razer Wolverine Ultimate

Razer selalu tidak tanggung-tanggung dalam menyediakan gaming gear bagi pencinta video games. Fitur yang ada dalam Razer Wolverine Ultimate adalah d-pad dan analog yang dapat ditukar. Jadi pemain akan merasa nyaman baik menggunakan d-pad maupun analaog sesuai dengan kebiasaan mereka. Bagi pencinta chroma tentunya Razer Wolverine Ultimate menjadi pilihan utama karena ada fitur tersebut dalam controller ini. Harga yang dipatok untuk Razer Wolverine Ultimate berkisar 2,5 juta rupiah.

3. Steam Controller

Steam Controller adalah gamepad esklusif yang dikeluarkan oleh Valve untuk memainkan game-game di komputer. Salah satu keunggulan dari steam controller adalah fungsinya dapat digunakan sebagai mause dan keyboard dalam game. Sayangnya controller tersebut nampak terlalu besar dan tidak nyaman untuk digengam. Harga yang dipatok untuk controller itu sendiri mencapai 1 juta rupiah.

4. Xbox 360 Controller

Xbox 360 Controller adalah controller yang sudah tua. Namun jangan salah meskipun terbilang generasi controller lama namun kemapuan dari Xbox 360 Controller masih melegenda. Salah satu keunggulan dari Xbox 360 Controller adalah banyaknya game yang support terhadap controller tersebut. Selain itu tingkat sensitifitasnya juga sangat cocok dimainkan dengan segala jenis permainan. Harganya sendiri juga cukup murah yaitu sekitar 250.000 rupiah.

5. PlayStation DualShock 4

DualShock 4 adalah controller yang dibuat oleh Sony untuk mendampingi console Play Station 4 mereka. Dengan adanya wireless membuatnya dapat digunakan untuk PC juga. Desain yang ramping dan hampir sama dengan controller Play Station pendahulunya membuat pengguna familiar untuk menggunakan DualShock 4. Analog yang ada di DualShock 4 juga mempunyai teknologi baru dimbandingkan controller pendahulunya. Sngga membuat DualShock 4 semakin awet dan tahan lama. Harga yang dipatok untuk controller PlayStation DualShock 4 sendiri berkisar 800.000 rupiah.

Itulah tadi daftar 5 controller terbaik ditahun 2019. Kini controller tidak cuma sebagai pendamping sebuah console game saja. Namun lebih kepada gaya permainan dara pemainnya. Controller manakah yang menjadi foavorit kalian? apakah ada niatan untuk membeli salah satu controller diatas?

5 Kebiasaan Pemain Dota2 Saat main League of Legends

Dota 2 dan League of Legends adalah game MOBA yang mempunyai jumlah pemain yang besar. Setiap hari jutaan pemain game diseluruh dunia memainkan kedua permainan tersebut. Persaingan untuk menjadi siapa game MOBA yang mempunyai jumlah pemain terbesar juga sangat sengit. 8 Kebiasaan Pemain Dota2 Saat main League of Legends.
Namun jangan salah, meskipun mempunyai genre yang sama yaitu Multiplayer Online Battle Arena. Dota 2 dan League of Legends juga mempunyai aspek yang berbeda. Di Indonesia sendiri game Dota 2 mempunyai banyak pemain dibandingkan dengan League of Legends. Hal tersebut karena banyak pemain Dota 2 merupakan jebolan Dota 1 yang sudah eksis sejak tahun 2006 dahulu. 8 Kebiasaan Pemain Dota2 Saat main League of Legends.
Namun kini persaingan dengan League of Legends menjadi semakin ketat. Publisher dari League of Legends di Indonesia yaitu Garena. Selalu memberikan event menarik kepada para pemainnya yang membuat pemain Dota 2 kepincut untuk memainkan League of Legends. Hal-hal yang kadang kali salah digunakan oleh para pemain Dota 2 yang mencoba League of Legends. Berikut adalah 8 Kebiasaan Pemain Dota2 Saat main League of Legends.

1. Mencari Kurir

Selain deny fitur yang juga tidak ada dalam League of Legends adalah kurir. Pemain League of Legends harus pulang ke base terlebih dahulu untuk membeli items mereka. Banyak pemain Dota 2 yang mencoba League of Legends berusaha mencari kurir. Dan mencoba membeli items saat mereka masih didalam lane masing-masig. Ketahuilah bahwa hal tersebut merupakan hal yang percuma saja.

2. Mencoba Men-Deny Minions

Salah satu gameplay yang membedakan LOL dengan Dota 2 adalah game League of Legends tidak mempunyai sistem deny creeps seperti Dota. Deny sendiri adalah membunuh karakter teman (tower/creeps/hero) yang sekarat agar tidak dibunuh oleh musuh. Penggunaan deny pada Dota 2 juga digunakan untuk memperlambat XP dan gold yang didapat oleh musuh. Dalam League of Legends seberapa keras pemain mencoba melakukan click pada minion sendiri. Tetap saja kaian tidak bisa membunuhnya karena memang tidak ada sestem deny.

3. Mencoba Stacking Jungle Camp

League of Legends mempunyai satu role yang berbeda dengan Dota 2 yaitu jungler. Seorang jungler selalu melakukan roaming dan membunuh minions jungle camp. Dalam League of Legends kalian tidak dapat melakukan stacking dan mencoba melakukan hit dan run terhadap minion jungler. Camp pada jungler dalam League of Legends tidak dapat distacking. Dan jika minions jungler keluar dari areanya maka HP akan kembali maksimal. Dua kesalahan yang sering dilakukan oleh pemain Dota 2 yang ingin membunuh minions jungler.

4. Melakukan Recall Saat Pertempuran

Dalam game League of Legends tidak ada items TP Scroll sebagai gantinya mereka menyediakan recall serta summoners spell teleport. Recall dapat digunakan oleh semua champions untuk kembali ke base dengan cepat dan membeli items. Recall tidak mempunyai cooldown dan mempunyai channeling sebesar 8 detik. Perbedaanya dengan TP Scroll adalah saat diserang musuh makan channeling recall akan dibatalkan berbeda dengan TP Scroll yang butuh stun untuk membatalkannya. Banyak pemain Dota 2 yang mencoba League of Legends melakukan recall didepan musuh yang tidak mempunyai skill ability stun. Padahal mereka dapat menggagalkan recall dengan mudah dengan satu serangan biasa saja.

5. Tidak Mengetahui Apa Itu Bush

Bush atau semak-semak dalam League of Legends digunakan sebagai fog (area gelap dalam map). Sedangkan Dota 2 mempunyai pohon sebagai fognya. Bush digunakan untuk kabur dari pertempuran atau melakukan inisiasi gank kepada musuh. Banyak pemain yang menempatkan ward didalam bush agar mampu melihat pergerakan musuh. Pemain Dota 2 yang kurang familiar dengan bush sering kali melakukan kesalahan dengan berjalan ke area bush yang sudah ditunggu oleh banyak champions musuhnya.

Itulah tadi hal-hal konyol yang sering dilakukan pemain Dota 2 saat mencoba game League of Legends. Apakah kalian pernah melakukan hal-hal konyol tersebut? Ataukah masih ada hal konyol lainnya yang belum disebutkan diatas?

6 Tentang Battle Pass Apex Legends

Menunggu kehadiran Battle Pass untuk Apex Legends ini tentunya terasa sangat lama, padahal gamenya sendiri baru dirilis satu bulan lebih sedikit yang lalu. Namun hype yang sangat tinggi. Tentunya membuat para pemainnya lapar akan konten baru apa lagi yang akan ditawarkan oleh Respawn ke dalam game battle royale yang berhasil mencapai 50 juta pemain dalam waktu sebulan ini. Mungkin memang ada kekecawaan terhadap Battle Pass yang baru dikeluarkan ini. Namun lebih baik kamu mengtahui 6 hal dari update besar pertama Apex Legends ini.

1. Battle Pass Gratisan??

Iya kamu tidak salah membaca, Respawn sangat mengapresiasi para pemain yang telah memainkan game mereka sehingga mereka secara baik hati memberikan beberapa hadiah menarik bagi para pemain yang bahkan tidak membeli Battle Pass mereka. Yang harus para pemain lakukan cukup bermain pada season pertama ini dan para pemain bisa mendapatkan:
Wild Frontier Legendary Skin
5 Apex packs
18 themed Stat Trackers

2. Jagoan Baru yang Menjanjikan

Kehadiran Battle Pass ini tentunya sangat terikat dengan munculnya karakter baru. Yang sebetulnya telah ramai dibicarakan oleh komunitas sejak beberapa waktu lalu. Yap, seperti dugaan sebelumnya Battle Pass ini menghadirkan Legends baru bernama Octane. Hero ini sendiri memiliki skill “Stim” yang mirip dengan Bangalore dimana ia bisa meningkatkan kecepatan pergerakannya sebanyak 30% dalam waktu 6 detik. Namun skill ini tidak cuma-cuma karena ketika memakai Stim Octane akan kehilangan beberapa darahnya. Skill ini sendiri memiliki cooldown 2 detik.
Octane tentunya menjadi legends yang menarik bagi yang sudah bosan dengan legends yang sudah ada. Memiliki spesialisasi dalam hal kelincahan serta regen . Tentunya sangat berguna di medan pertempuran Apex Legends yang memang cepat. Kalau kamu berminat kamu dapat membuka Octane dengan harga 12,000 Legends tokens atau 750 Apex Coins.

3. Waktunya Menjajal Legends Lainnya

Ini adalah fitur kecil yang hampir tidak banyak dibicarakan banyak orang. Karena sebenarnya Respawn telah memasukkan bonus XP di dalam Battle Pass yang berhubungan dengan setiap Legend.
Jadi yang kamu butuhkan adalah memainkan setiap Legends yang ada untuk mendapatkan bonus XP Battle Pass sebesar 25.000 XP (Tergantung dengan waktu bertahan hidup) untuk tiap Legend-nya. Sehingga secara perhitungan kamu bisa mendapat sebanyak 225.000 XP ekstra. Per minggu hanya dengan memainkan karakter yang berbeda-beda.

4. Akhirnya Bisa Pake Gibraltar dan Caustic Lagi

Mungkin ada beberapa dari kamu yang bingung ada apa dengan dua hero ini. Bila kamu perhatikan tentunya kamu tahu bahwa kedua hero ini sama-sama memiliki tubuh tambun. Dan hal ini sendiri ternyata sebelumnya membawa kerugian bagi para pemain yang menggunakannya. Karena desain karakter yang besar ini menyebabkan hitbox dari karakter-karakter ini terlalu lebar sehingga mudah terkena tembakan dari musuh.
Respawn sendiri untungnya peka akan hal itu dan akhirnya memperbaiki hitbox dari dua karakter tersebut. Plus Pathfinder yang sebelumnya terlalu besar dan tidak akurat agar lebih mengikuti bentuk badan dari legend-legend ini. Pastinya dengan kenaikan ini kamu bisa mulai memakai kembali legend-legend besar ini.

5. Ambil Murah atau Bayar Lebih

Oke jadi yang pertama kita bicarakan tentunya adalah Battle Pass-nya. Jadi sama seperti battle pass dan sejenisnya di game lain seperti Dota 2 atau Fortnite. Kamu nantinya bisa membeli Battle Pass ini untuk mendapatkan misi-misi baru. Dan level baru dimana kamu bisa mendaki setiap levelnya untuk mendapatkan berbagai hadiah menarik yang disediakan Apex Legends. Ada 2 jenis Battle Pass yang ditawarkan oleh Respawn yaitu paket dasar dan bundel.
Untuk paket dasar dijual seharga 950 Apex points atau SGD 16.00 atau sekitar IDR 170.000-an. Dimana kamu akan memulai dari level satu. Dan kamu akan mendaki level demi level untuk membuka hadiah-hadiah yang ditawarkan di setiap levelnya.

6. Waktunya Ikut Aktif Membasmi Cheater

Status Apex Legends sebagai game gratis alias free-to-play tentunya menjadi meja makan bagi para cheater. Respawn pun tidak tinggal diam dengan telah memban 350.000 pemain lebih yang terbukti melakukan kecurangan. Dan mereka sendiri tidak berhenti disitu untuk terus memban para cheater. Dan kini Apex Legends juga mengajak para pemainnya untuk ikut aktif membasmi para cheater.
Dalam update terbaru ini Respawn akhirnya menyediakan tombol Report ketika kamu dibunuh. Sehingga bila kamu mendapati bahwa pemain yang membunuhmu adalah cheater. Kamu bisa melaporkannya sehingga Respawn bisa menganalisa pemain tersebut. Kamu bahkan bisa melaporkan bila rekan setimmu bila kamu tahu bahwa ia adalah seorang cheater. Respawn juga mengetahui banyaknya pemain yang menemui para cheater yang menggunakan speed hack. Sehingga dapat berlari sangat cepat dan mereka juga berjanji akan menemukan cara untuk memperbaiki hal tersebut. Terakhir, Respawn juga tengah mengembangkan teknologi anti-cheat baru yang masih dalam proses.

Jadi bagaimana, apakah kamu berminat untuk membeli Battle Pass season 1 ini atau mau skip dulu aja untuk saat ini. Bila kamu masih bingung tentang gamenya, kalian bisa membaca review kami terhadap Apex Legends terlebih dahulu.

6 Fakta Menarik Sekiro: Shadows Die Twice

Berawal dari Demon’s Souls, mereka mereka berhasil memperkenalkan genre souls-like, yang pada akhirnya berhasil melahirkan ketiga seri Dark Souls dan sebuah judul Bloodborne, yang kini kita kenal sebagai Soulsborne. Melihat sepak terjang From Software dalam 1 dekake kebelakang, tak dapat dipungkiri bila mereka berhasil menciptakan sebuah inovasi yang dapat dikatakan revolusioner. 6 Fakta Menarik Sekiro: Shadows Die Twice.

Tawarkan tingkat kesulitan super tinggi, popularitas genre souls-like mampu meroket bak sebuah meteor, dimana formula tersebut kerap kali diadaptasi oleh para developer lain. Sebagai sang developer pelopor, From Software tentunya tak mau ketinggalan dan akan segera kembali unjuk gigi melalui karya terbarunya. Sekiro: Shadows Die Twice. Tentunya para “gamer masokis” sangat mengantisipasi proyek ambisius From Software yang satu ini. dan berikut ini adalah 6 Fakta Menarik Sekiro: Shadows Die Twice.

6. Akan Kembali Hadirkan Boss Dengan Ukuran Super Masif

Boss fight dalam seri Dark Souls merupakan salah satu hal yang paling krusial. Tiap boss yang hadir selalu mampu mengintimidasi sakaligus membuat jatuh hati para gamer. Disamping tingkat kesulitan yang selalu menantang untuk dihadapi. Tiap boss yang hadir selalu memiliki keunikannya masing-masing. Salah satunya adalah tipe yang berukuran super masif.

Ancient Wyvern, Ancient Dragon, & Darkeater Midir adalah sedikit contoh boss berukuran super masif dalam seri Soulsborne. Yang mampu membuat para gamer terpesona sekaligus terancam. Kabar baiknya, Sekiro: Shadows Die Twice akan menghadirkan hal serupa. Sejauh ini yang dikonfirmasi adalah seekor ular raksasa berjuluk The Great Serpent. Namun tak menutup kemungkinan juga bila masih ada boss berukuran super masif. Yang masih belum diperlihatkan dan menunggu untuk kalian tundukan saat gamenya dirilis mendatang.

5. Punya Sistem “Hidup Kembali”

Tak seperti dalam 5 seri Soulsborne sebelumnya. Dimana jika mati kalain harus kehilangan semua “poin” dan kembali melalui sebuah area checkpoint ala Bonfire. Dalam Sekiro: Shadows Die Twice kalian dapat menggunakan fitur resurection untuk menghidupkan karakter kalian. Ditengah pertarungan tanpa harus kembali ke area checkpoint, atau yang di game ini disebut sebagai Sculptor’s Idol.
Namun sistem revive ini tak dapat digunakan terus menerus. Ada sebuah bar indikasi yang memungkinkan kalian untuk mengatur sistem ini dengan sebaik-baiknya. Begitu bar dalam sistem resurection habis dan kalian mati. Maka kalian akan dikirim kembali ke area Sculptor’s Idol terakhir. Meskipun menghadirkan sistem resurection. From Software berjanji akan tetap memberikan sebuah pengalaman souls-like yang tetap menantang.

4. Cerita Tak Lagi Implisit

Seri Soulsborne memanglah bukan sebuah seri yang dapat dinikmati oleh semua orang. Tak hanya karena tingkat kesulitan yang begitu tinggi. Namun juga karena jalan ceritanya yang tak mudah dimengerti. Direksi cerita yang begitu implisit memaksa kalian untuk memahami cerita melalui beragam dialog & item yang kalian temukan di sepanjang permaian.
Melalui Sekiro: Shadows Die Twice ini, From Software akan menghadirkan cerita yang dapat dengan mudah dimengerti tiap cutscene yang ada. Tak tak lagi memakai seorang protagonis tak bernama, kini kalian akan menjadi seorang shinobi bernama Sekiro. Seorang shinobi yang berusaha membalas dendam pada seorang samurai yang “merenggut” lengannya dan menculik majikannya.

3. Tangan Kiri Penyumbang Aspek Gameplay

Tak hanya sebagai hiasan semata, lengan kiri buatan atau prosthetic arm yang tersemat pada tubuh Sekiro akan menyumbang aspek gameplay yang signifikan. Sekiro dapat mengeluarkan sebuah grapling hook melalui lengan buatannya. Untuk mencapai bangunan yang lebih tinggi dan mempermudah untuk berpindah tempat secara cepat.
Melalui prosthetic armnya, ia juga dapat mengeluarkan senjata jarak jauh. Seperti shuriken guna melakukan serangan jarak jauh, hingga mengeluarkan sebuah perisai untuk menangkis. Tak hanya itu, prosthetic arm tersebut dapat diupgrade. Untuk membuka berbagai macam skill baru untuk semakin menunjang aksi Sekiro.

2. Sempat Nyaris jadi Game Tenchu

Hidetaka Miyazaki selaku otak dibalik 5 seri Soulsborne yang ada. Sempat ingin meracik sebuah game Tenchu baru, dengan berbagai elemen yang baru pula. Namun diawal tahap development, ia berupah pikiran dan memutuskan membuat game yang baru dikembangkan tersebut sebagai sebuah IP baru.
Dari situlah Sekiro: Shadows Die Twice terlahir sebagai sebuah game baru dengan perpaduan souls-like ala Dark Souls. Namun juga memiliki beragam elemen Tenchu. Sebuah game yang bersetting pada masa kejayaan shinobi & samurai di era feodal. Yang memasukan beragam legenda & mitologi Jepang didalamnya.

1. Soundtrack Kembali Ditangani Oleh Komposer Dark Souls & Bloodborne

Tak dapat dipungkiri bahwa soundtrack selalu jadi elemen krusial dalam sebuah game. Bila diracik dengan tepat, soundtrack mampu memperdalam atmosfir permainan yang ada. Dan dalam franchise Soulsborne mereka, Form Software berhasil menyuguhkan elemen tersebut dengan sangat memukau.
Kabar baiknya lagi, salah satu komposer bertangan dingin yang mereka miliki.  Yuka Kitamura dipastikan kembali menghadirkan karyanya kedalam Sekiro: Shadows Die Twice. Sempat meracik deretan soundtrack ciamik Dark Souls 2-3 & Bloodborne. Karya komposer muda yang satu ini tentunya tak dapat diragukan lagi.

7 Hero AOV Paling Sulit Dibunuh 2019

Dari banyaknya hero Arena of Valor yang ada di game. Biasanya mereka memiliki kemampuan khusus untuk bertahan hidup ataupun menyerang musuh. Salah satu cara untuk bertahan hidup adalah dengan mengandalkan lifesteal. 7 Hero AOV Paling Sulit Dibunuh 2019.

Lifesteal merupakan regen HP yang didapatkan ketika menyerang hero lawan berdasarkan persentase damage yang kalian berikan. Berikut adalah tujuh hero AOV yang memiliki lifesteal paling mengerikan. 7 Hero AOV Paling Sulit Dibunuh 2019.

1. Ryoma

Sama seperti Lu Bu, Ryoma juga tidak memiliki mana pada mekanisme skill miliknya. Semua skill yang dimiliki Ryoma memiliki cooldown yang singkat. Termasuk ultimate-nya yang bernama Spectral Ire. Menggunakan Spectral Ire untuk hero lawan akan memulihkan HP Ryoma dalam jumlah yang besar.
Ryoma juga memiliki kelebihan lain, yaitu jarak serangnya yang begitu jauh. Alhasil membuat Ryoma sangat kuat dalam berduel dengan hero-hero melee.

2. Kil’Groth

Mendapat julukan belut dari para Challengers, Kil’Groth ternyata sangat menyeramkan ketika sudah memasuki late game. Melalui Enraged Spear (2), Kil’Groth mendapat tambahan damage sekaligus memulihkan HP-nya sebesar 45. Jika mengenai hero musuh, ia mendapat tambahan pemulihan HP sebesar 150 persen.
Apabila sudah dipadukan dengan attack speed yang tinggi. Kil’Groth akan sangat sulit untuk dijatuhkan. Sedikit tips, jangan biarkan Kil’Groth melakukan farm sendiri. Usahakan ganggu agar ia sulit untuk berkembang.

3. Lu Bu

Dengan mengandalkan ultimate-nya yang bernama Conqueror. Menjadikan Lu Bu sebagai salah satu hero favorit para DS laner. Selama menggunakan Conqueror, Lu Bu mendapatkan lifesteal di setiap serangan yang ia berikan.
Selain lifesteal yang tinggi, kelebihan lainnya dari Lu Bu adalah tidak adanya mana. Kelebihan ini membuat Lu Bu hanya tinggal berfokus kepada item yang ingin dibelinya.

4. Sephera

Dengan menyandang gelar support, Sephera memiliki pasif yang mampu membuatnya memulihkan HP. Pemulihan HP akan aktif setiap Sephera menggunakan skill apapun. Tidak hanya Sephera. Rekan setimnya juga bisa menerima efek ini jika memiliki HP terendah dan berada di sekitar Sephera.
Ultimate milik Sephera bisa dibilang salah satu yang terbaik. Ia mampu memberikan damage ke lawan sekaligus memberikan efek heal ke rekan satu tim. Pada saat menggunakannya, Sephera tidak dapat di serang. Bisa dibilang ultimate Sephera sungguh mengganggu, terutama saat teamfight.

5. Arum

Arum merupakan seorang tank yang mengandalkan lifesteal melalui binatang miliknya, bernama Spirit Beast. Setiap Spirit Beast yang ia keluarkan, Arum akan mendapatkan lifesteal sebesar 60 (+0,4 AP) (3% dari maksimal HP hero).
Dengan kemampuannya ini, Arum sangat kuat ketika permainan baru dimulai. Biasanya para pemain Arum akan masuk ke dalam hutan lawan untuk mengambil buff atau hanya sekedar mengganggu jungle lawan.

6. Lauriel

Mage dengan terkenal dengan kemampuan poke-nya ini sulit sekali untuk dijatuhkan. Memasuki mid game hingga late game. Lauriel sudah sangat sulit untuk dihentikan. Gabungan lifesteal yang ia terima melalui pasif dan Rhea’s Blessing. Membuat Lauriel tampak seperti seorang tank. Pastikan kalian gunakan Curse of Death atau Thom of the Reaper untuk melawannya ya!

7. Marja

Dalam hal laning phase, Marja tidak usah diragukan. Dengan tanpa menggunakan mana, Marja dapat dengan bebasnya mengeluarkan skill miliknya. Apabila Marja terkena damage oleh lawan, maka semua damage yang ia berikan ke lawan akan memulihkan HP-nya sekaligus memberikan efek slow.
Dengan lifesteal yang menyebalkan, Marja menjadi hero mage yang bisa mengisi posisi side lane dan juga midlane.

Itulah ketujuh hero AOV yang memiliki kemampuan lifesteal yang menyebalkan. Nantikan pembahasan hero AOV lainnya masih di 4plays.

 

The post 7 Hero AOV Paling Sulit Dibunuh 2019 appeared first on EPIC99.

5 Ninja Yang Mendapat Didikan Keras

Di dunia nyata tentu kamu sering mendengar (atau merasakan sendiri). Anak-anak yang belajar keras agar bisa berprestasi dan memenuhi harapan orang tua mereka. Nah, hal sama ternyata juga dialami oleh para ninja Naruto berikut ini yang dididik dengan berat agar bisa menjadi ninja hebat di mata orang tua dan keluarga. Berikut adalah 5 Ninja Yang Mendapat Didikan Keras.

5. Konohamaru Sarutobi

Mengingat Konohamaru adalah cucu Hiruzen Sarutobi .Yang bukan cuma Hokage Ketiga tapi juga sosok yang dikenal sebagai Profesor Jutsu. Tidak heran kalau semua orang memiliki ekspektasi yang amat tinggi padanya, berharap dia bisa jadi sehebat kakeknya.
Hiruzen pun menugaskan Tokubetsu Jonin bernama Ebisu menjadi guru privatnya. Untuk melatih sikap dan kemampuan Konohamaru sejak dia duduk di bangku Akademi.

4. Shikadai Nara

Posisinya sebagai anak laki-laki semata wayang dari hasil perkawinan pemimpin Klan Nara . Anggota keluarga Kazekage Kelima membuat hidup Shikadai jadi cukup berat. Di satu sisi dia diharapkan mampu terus meninggikan posisi Klan Nara di bidang politik Konoha. Di sisi lain ada tekanan dari pemerintah Sunagakure yang tidak ingin ninja desa lain menjadi bagian politik desanya.

3. Hanabi Hyuga

Klan Hyuga sudah dikenal sebagai klan ninja Naruto yang penuh rahasia demi melindungi kekkei genkai Byakugan mereka. Bahkan mengorbankan nyawa Keluarga Cabang agar tidak ada orang lain yang bisa menguak maupun mengambil kekuatan Byakugan.
Sejak kecil kehidupan seorang Hanabi Hyuga pun harus dipenuhi tantangan. Digembleng keras untuk menjadi petarung handal. Karena dia merupakan anak perempuan Hiashi, sang Kepala Keluarga. Serta kakaknya dianggap tidak mampu meneruskan posisi ayah mereka.

2. Hinata Hyuga

Kedudukannya sebagai anak sulung Hiashi membuat dia didorong untuk mengisi posisi Kepala Keluarga Klan Hyuga di masa depan. Akan tetapi sifat pemalu dan ramahnya sempat membuat diri Hinata dianggap lemah oleh anggota klan dan ayahnya sendiri.
Sampai-sampai akhirnya sang ayah memindahkan kewajiban itu pada pundak Hanabi Sang adik, yang dirasa jauh lebih berpotensi dan tangguh daripada kakaknya.

1. Sasuke Uchiha

Seperti halnya Klan Hyuga, Klan Uchiha merupakan keluarga ninja Naruto yang cukup terpandang di Desa Konoh. Karena kemampuannya dalam bertarung dan kekkei genkai Sharingan mereka. Para shinobi muda keturunan Uchiha pun diharapkan memiliki prestasi hebat bahkan sejak usia dini.
Bagi seorang Sasuke kecil, tekanan harapan orang tua itu kian menjadi-jadi mengingat Itachi. sang kakak yang dia amat hormati merupakan seorang jenius dengan segudang prestasi. Salah satunya menjadi kapten pasukan elit Anbu di usia 11 tahun.

Itulah nama 5 Ninja Yang Mendapat Didikan Keras sejak kecil dan harus menanggung beban berat berupa harapan besar keluarganya. Apakah kamu pernah merasakan tugas berat seperti mereka? Dan apakah kesuksesan mereka juga menjadi motivasi buat kamu berprestasi? Sampaikan ceritamu di kolom komentar ya.

The post 5 Ninja Yang Mendapat Didikan Keras appeared first on EPIC99.

7 Bos Game dengan rupa Menjijikan

Kemunculan karakter bos dalam game memang selalu memberikan tantangan tersendiri bila dibandingkan dengan karakter biasa. Tidak jarang gamer harus memutar otak agar bisa mengalahkannya. 7 Bos Game dengan rupa Menjijikan.

Kini banyak developer yang game berlomba-lomba untuk membuat karakter bos yang memiliki bentuk aneh agar memberikan keunikan tersendiri ketika bertemu dengannya. Meski hanya dalam game, beberapa bos dalam game ini sangat jelek dan menjijikan. Nah apa saja karakter bos yang memiliki bentuk tidak lazim? Yuk kita lihat 7 Bos Game dengan rupa Menjijikan.

7. Mad Midget Five – God Hand

Siapa yang tidak kenal dengan game God Hand? . Game yang sempat populer dikonsol PlayStation 2 ini memang sangat digandrungi oleh gamer Tanah Air. Game bergenre Action Beat’em up buatan Clover Studio ini juga memiliki salah satu bos yang memiliki bentuk tidak lazim, yaitu Mad Midget Five. Bos satu ini mirip seperti grup Power Ranger yang tampil dengan ukuran kecil dan bertingkah laku konyol.

6. Psycho Mantis – Metal Gear Solid

Di game Metal Gear Solid yang pernah rilis di PlayStation juga punya mahkluk mengerikan. Bukan karena penampilannya yang seram, tapi kemampuannya yang menyeramkan. Nama mahkluk tersebut adalah Psycho Mantis. Penampilannya memang terlihat biasa saja ketika menggunakan topeng. Tapi ketika membuka topengnya, wajah Psycho Mantis ternyata sangat buruk dan menjijikan. Selain diceritakan dapat membaca pikiran si tokoh utama Solid Snake. Psycho Mantis juga bisa membaca pikiran pemainnya. Psycho Mantis dapat menebak game yang sedang kalian mainkan dengan membaca data dari Memory Card milik kalian.

5. Iustitia – Bayonetta

Bayonetta memang menjadi salah satu game terbaik milik Nintendo. Namun siapa sangka kalau dalam Bayonetta juga ada sosok bos yang memiliki bentuk tidak masuk akal. Sosok bos bernama Iustitia dalam Bayonetta memiliki bentuk aneh dengan terdapat tiga wajah yang masing-masing memiliki tentakel. Meski terlihat mengerikan, pemain bisa mengalahkannya dengan memotong tentakel tersebut.

4. Gill – Street Fighter III

Dalam seri Street Fighter 3: Third Strike terdapat karakter boss yang sulit dihadapi yaitu Gill. Ia merupakan pemimpin Illuminati yang memiliki kekuatan sangat dahsyat. Serangannya yang cepat sangat sulit untuk ditangkis. Dan untuk menyerang balik dibutuhkan strategi yang matang. Uniknya, Gill memiliki bentuk yang tidak lazim. Dimana ia hanya menggunakan celana dalam, tubuhnya berwarna biru dan merah, dan memiliki potongan rambut ala vokalis band metal.

3. The Zombie Giant Fetus – South Park: The Stick of Truth

South Park: The Stick of Truth menjadi salah satu game yang cukup laris milik Ubisoft. Jangan tertipu dengan gambar kartun yang terlihat lucu. Pasalnya, game ini justru memiliki konten yang tidak layak untuk dimainkan anak-anak. Meski begitu, South Park: The Stick of Truth juga memiliki salah satu bos dengan bentuk aneh. Yaitu Zombie Giant Fetus. Sosok bos ini digambarkan sebagai zombie bayi berukuran raksasa yang baru saja dilahirkan.

2. Mara – Shin Megami Tensei

Atlus memang merupakan developer game-game berkualitas dengan banyak kontroversi yang menyertainya. Salah satu game yang cukup sukses adalah Shin Megami Tensei. Game ini memang cukup unik karena menghadirkan beberapa karakter yang memiliki bentuk aneh. Salah satunya adalah Mara, iblis yang memiliki bentuk seperti kelamin pria.

1. Immoral Beast – Catherine

Catherine merupakan salah satu yang dikembangkan oleh Atlus dan telah rilis pada tahun 2011 lalu. Game ini memang berisikan beberapa adegan kontroversial. Sehingga tidak disarankan untuk dimainkan oleh anak kecil. Selain itu, dalam game ini juga memiliki salah satu bos yang memiliki bentuk aneh. Yaitu Immoral Beast. Bos satu ini memiliki bentuk seperti bokong seseorang yang memiliki mata, hidung, dan mulut.

 

6 Game yang Tokoh Utama Mati

Kebanyakan video game yang rilis di pasaran muncul dengan konsep heroik nan simple. Mengalahkan si jahat dan menyelamatkan orang-orang yang dikasihi. Namun seiring perkembangannya. Terdapat banyak sekali video game di mana pahlawan kita yang telah memperjuangkan segalanya harus mati mengorbankan diri demi menciptakan dunia yang lebih baik. 6 Game yang Tokoh Utama Mati.

Disclaimer: Artikel ini mengandung spoiler, jangan baca jika kamu tak ingin terkena bocoran. Urutan tiap game tak menunjukkan dari yang terbaik ke terburuk atau sebaliknya.

Sekeras apapun kamu berusaha meski menggunakan cheat sekalipun takkan mengubah nasibnya yang harus mati. Sebuah hal yang cukup mengecewakan, namun terhormat di akhir kisahnya. Berikut kami telah rangkumkan 6 Game yang Tokoh Utama Mati.

6. Crisis Core Final Fantasy VII

Jika kamu memainkan seri klasik PlayStation 1 Final Fantasy VII. Maka kamu akan menyadari bahwa yang kamu jalankan selama ini bukan Cloud, melainkan teman baiknya, Zack Fair. Kisah Zack Fair diceritakan di Crisis Core Final Fantasy VII di mana ia harus berjuang melawan sistem pemerintahan yang kejam. Sayang, ia mau tak mau harus mati sebelum akhirnya mencapai kota Midgar. Saya awalnya mencoba menggunakan cheat agar ia tak mati di misi terakhir. Namun usaha saya sia-sia setelah mengetahui bahwa musuh takkan berhenti muncul bagaimanapun saya telah memusnahkan mereka. Setelah saya membiarkannya tanpa perlawanan. Rupanya skenario yang dibuat oleh Hajime Tabata saat itu rupanya memaksa kekasih Aerith tersebut harus mati.

5. Halo: Reach (Xbox360 Exclusive)

Seperti yang telah kita ketahui, seri Halo tentu tak lepas dari perjuangan Master Chief untuk membasmi para Flood dan Covenant dari muka bumi. Namun Reach melakukan pendekatan yang berbeda dengan grup Spartan lain bernama “Noble Team” yang berjuang di tengah-tengah kehancuran planet Reach. Game yang menjadi salam perpisahan Bungie terhadap seri Halo ini akan bawamu untuk menjadi salah satu anggota Noble Team yang seiring berjalannya cerita mulai mengorbankan diri satu demi satu demi kedamaian planetnya. Sayang, misi terakhir berjudul “Lone Wolf” merupakan akhir dari tokoh utama sekaligus semua anggota tim tersebut. Kamu tetap bisa mengalahkan musuhmu sebanyak mungkin, namun pada akhirnya kamu hanya akan tetap mati berkat serbuan banyak Covenant yang tak ada habisnya.

4. Red Dead Redemption

Seri Red Dead Redemption juga tak lepas dari “paksaan mati” oleh developernya. Rockstar Games. John Marston yang menjadi tokoh utama gamenya mau tak mau harus mati dikeroyok oleh anggota geng Edgar Ross setelah urusannya dengannya usai. Ceritanya cukup hadirkan twist yang tak diduga. Karena saat Marston berniat untuk kembali bersama anak dan istrinya untuk hidup bahagia. Tiba-tiba saja rumahnya didatangi oleh gang yang dipimpin Ross untuk habisi nyawanya.

3. Final Fantasy X/HD Remaster

Di balik kisah romansa cintanya yang sangat romantis antara Tidus dan Yuna. Final Fantasy X hadirkan sebuah fakta pilu bahwa keduanya memang tak ditakdirkan untuk bersama. Setelah pertempuran sengit demi menciptakan kedamaian dunia. Tidus yang sebenarnya bukan dari dimensi tempat Yuna berada yakni Spira harus mati dan kembali ke masa lalu. Sisakan kesedihan mendalam bagi cewek manis berkimono tersebut. Tak ada yang bisa kamu lakukan selain hanya menangis di pojokan.

2. The Walking Dead: Season One

Diadaptasi dari seri komik, Telltale Games menciptakan gamenya sendiri yang terbagi atas beberapa season. Sayang, season pertamanya berakhir cukup menyedihkan berkat kematian tokoh utamanya. Lee Everett yang harus melindungi gadis kecil bernama Clementine dari serbuan zombie. Perjuangan kerasnya berhasil selamatkan nyawa gadis tersebut berkali-kali. Sayang di akhir ceritanya Lee tergigit. Meninggalkan Clementine dua pilihan: membiarkannya mati dan berubah menjadi zombie, atau mengakhirinya sebelum menjadi zombie.

1. Medal of Honor 2010

Menjadi tentara berarti harus siap mati demi negara. Itulah yang terjadi di Medal of Honor (2010) buatan DICE dan EA Los Angeles. Dalam seri reboot dari franchise utamanya ini. Kamu akan berperan sebagai salah satu anggota pasukan Tier 1 bernama Rabbit yang berjuang di peperangan Afghanistan. Sayangnya, di akhir misi ia harus mati setelah tak bisa diselamatkan oleh tim medis. Berkat puluhan peluru yang bersarang di dadanya dan luka bakar parah yang ia dapatkan dari tembakan RPG.

Itulah 7 video game yang paksamu mati seberapa keras kamu berusaha untuk menolak atau menghindarinya. Adakah game yang pernah kamu mainkan dan sangat membekas di hati? Atau mungkin kamu punya game yang seharusnya masuk namun tak kami masukkan dalam list? Seperti biasa, kamu bisa membagikannya di kolom komentar.