5 kota terpadat di dunia

 

5  Kota Terpadat di dunia

Untuk mengetahui lebih lanjut kota apa saja yang paling padat di dunia, yuk simak ulasan di bawah ini!

Mumbai ( Bombay ), India

mumbai
mumbai

Selain kota Dehli di negara India terdapat lagi kota terpadat yaitu kota Mumbai, tercatat pada tahun 2016 populasi kota Mumbai ini adalah 21.357.000 jiwa.

Selain menjadi kota terpadat di India maupun dunia, kota Mumbai juga merupakan kota terkaya di negara India.

Delhi, India

delhi
delhi

Delhi adalah sebuah kota yang berada di wilayah India Utara, tercatat populasi kota ini adalah 26,454.000.

Dan diperkirakan kota ini akan menjadi kota paling padat di dunia karena populasinya terus bertambah setiap tahunnya.

Tokyo, Jepang

Pada tahun 2016, Tokyo menjadi kota yang paling padat penduduknya di muka bumi ini, tercatat populasi pada tahun 2016 adalah 38.140.000 jiwa.

tokyo
tokyo

Dikenal akan desain modernnya, dedikasi teknologi yang muktahir, dan jalan-jalan ramai, kota ini menjadi kota terpadat di muka bumi namun tetap tertib.

Namun PBB justru memperkirakan jumlah penduduk yang berada di kota ini akan menurun ke angka 37.190.000 selama 13 tahun yang akan datang.

Shanghai, China

shanghai
shanghai

Selain menjadi wisata populer, kota Shanghai juga merupakan pusat keuangan dan rumah bagi pelabuhan kontainer tersibuk di dunia.

Sebagai kota terpadat di negara China, kota ini diprediksi akan semakin meningkat populasinya.

Tercatat pada tahun 2016 populasi kota Shanghai ini adalah 24.484.000 jiwa.

Sao Paulo, Brazil

sao paolo
sao paolo

Cara Menjaga Luka yang di perban

Biasanya kita tidak butuh dokter ketika mengalami luka iris ringan atau lecet-lecet. Namun, diperlukan tindakan tepat untuk menghindari infeksi dan komplikasi lainnya. Berikut adalah petunjuk apa yang harus dilakukan untuk mengobati luka ringan dari Mayo Clinic

luka yang di perban – Hentikan perdarahan Biasanya darah dari luka kecil dan lecet akan berhenti dengan sendirinya. Jika tidak, tekan perlahan dengan kain bersih atau pembalut luka, kira-kira 20-30 menit. Bila darah tiadk berhenti mengalir, cari bantuan medis.

Bersihkan Luka

perban
perban

Luka dibilas dengan air bersih. Sabun dapat mengiritasi luka, sehingga jangan sampai mengenai luka. Jika kotoran masih melekat di luka setelah dibersihkan, angkat dengan menggunakan pinset yang telah dibilas dengan alkohol. Jika kotoran tidak mau juga diangkat, bantuan dokter diperlukan.

Oleskan antibiotik

Setelah luka dibersihkan, oleskan tipis-tipis krim antibiotik atau salep seperti Neosporin, agar permukaan kulit tetap lembab. Produk tersebut tidak menyembuhkan luka dengan cepat, tetapi dapat mencegah infeksi. Bila terjadi gatal-gatal karena krim itu, berarti terjadi alergi. Bersihkan luka dari krim.

Tutupi luka

Plester dapat menjaga agar luka tetap bersih dan mencegah agar bakteri jahat tidak sampai “menginvasi”. Setelah luka kering dan tidak ada kemungkinan infeksi, plester dapat dibuka, sehingga luka bisa mendapat udara. Proses penyembuhan pun akan lebih cepat.

Ganti perban

Sebelum luka kering, ganti perban/plester setidaknya satu kali sehari atau setiap kali perban menjadi kotor.

Jahitan untuk luka yang lebih dalam

Jika luka lebih dari 6 milimeter dalamnya, diperlukan jahitan. Untuk sementara perban dapat “melekatkan” lubang luka, tetapi paling baik segera ke dokter untuk mendapatkan jahitan.

Perhatikan tanda-tanda infeksi

Segera pergi ke dokter jika luka tidak juga sembuh atau menjadi bengkak kemerahan, sakit yang semakin bertambah, atau terasa hangat.

Dapatkan suntikan

tetanus Rekomendasi dokter adalah suntikan tetanus setiap 10 tahun. Jika luka yang dialami dalam dan suntikan tetanus “umurnya” sudah lebih dari lima tahun, dokter akan menyarankan suntikan booster tetanus